Tampilkan postingan dengan label My Heart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Heart. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Mei 2012

Cinta simalakama



Heningku telah menyebut namamu
Pandanganku nan dalam telah membekas wajahmu
Aku hanya manusia biasa yang sejujurnya punya rasa
Tapi semua entah mengapa hanya ada tanda tanya
Cinta simalakama
Detikku berhenti teringat laku baikmu
Ingin ku retas
Namun apa dayaku
Semua membekas tak sesuai inginku
Cinta simalakama
Aku memang tak pintar mengolah kata
Menata judul pun ku tak bisa
Tapi semua soal rasa bukan kata
Rasa yang harusnya tak boleh ada
Tapi ku buka bagaikan kotak Pandora
Yang tak harus ku buka
Cinta simalakama
Kata orang
Bukan perpisahan yang ditangisi
Tapi pertemuan yang disesali
Namun tidak bagiku
Menyayangimu setulusnya
Adalah keberanian yang pernah ku lakukan dalam hidupku
Mengenalmu sedikitnya
Mengajarkanku akan hal-hal baru yang lama ku tutup dengan telapak tanganku
Berpisah denganmu
Adalah kesabaran yang harus ku lakukan demi melanjutkan hidupku dan bahagiamu
Mungkin sedikit berlebihan
Tapi catatan ini entah puisi entah guratan hati
Yang pasti
Namamu telah ada di hati

Ujian cinta zahra



Pagi ini zahra menangis,,,
Entah apa
Entah kenapa
Ada yang menjanggal dihati zahra,,,
Zahra mengadu pada Tuhan
Zahra kesepian
Teringat masa lalu yang  mungkin indah,,,
Menangis karena ditinggalkan manusia
Betapa bodohnya zahra Ya Allah,,
Zahra hanya ingin cinta ini buat pencipta Zahra
Tapi godaan masa lalu dari sang adam itu selalu membayangi zahra
Ketika dia memberi perhatian
Ini mungkin hanya karena zahra kesepian....

Dibalik cinta


CINTA
Hanya 5 huruf, tapi…….

Antara Tangis dan Duka……
Tawa dan Suka……
Akan menulis apa? CINTA. Lima huruf yang sangat menyakitkan, bahkan tak hanya ketika aku alami, tapi ketika aku menndengarnya, merasakannya. PAHIT.
Aku tak mau bercinta. Itulah responku atas segala kejadian yang berkaitan dengan cinta. Sungguh menyiksa,,,
Aku selalu gagal..
Gagal…
Karena belum waktunya,,
Cinta itu bagiku adalah kesiapan mental yang saling menerima, menyayangi antara dua orang yang saling berhuungan, jauh dalam lubuk hati yang terdalam aku ingin memiliki seseorangyang begitu menyayangku dan aku pun menyayanginya, memperhatikan aku karena aku memperhtaikannya. Tapi sampai saat ini belum ada.
Untuk adikku, aku katakan tidak pada CINTA. Aku tidak mau adikku mengalami hal pahit yang ku alami. Merasa begitu hina karena suamiku akan tahu bahwa dia bukanlah orang yang pertama. Tapi kesekian, entah akan ada salah satu dari orang yang ku kenal yang akan mendampingiku dalam pelaminan, menjadi imam shalatku dan mengajarkan do’a sehari-hari pada anak-anakku. Mungkin diantara teman-temanku, pengalaman cintaku yang paling banyak dan tak ada satupun yang menyenangkan, sekali lagi semuanya PAHIT.
Andai ku bisa ulang takdirku pada Zaman Azali sebelum aku terlahir ke dunia, aku akan minta menjadi seorang lelaki yang tak punya perasaan pada perempuan, tapi sangat sayang pada adik-adiknya. Entahlah. Hanya angan-angan setelah frustasi. Entah apa yang ku rasa saat menulis ini.
Cinta yang kandas adalah makananku dalam mengarungi cinta, cinta dan cinta. Anda tahu, memang benar akulah yang memutuskan para lelaki yang pernah singgah di hatiku. Kenapa? Karena tak ada yang memiliki komitmen dan semua takut.  Bagiku cinta itu menikah. Dan sebenarnya dalam islam pertautan cinta antara perempuan dan laki-laki ya dengan menikah. Tak ada  pacaran yang berlarut-larut. Bertahun-tahun. Bagaimana dengan ta’aruf? Apa benar orang yang bilang sedang ta’aruf mereka akan menikah?
****
Tulisan yang aneh.