Heningku telah menyebut namamu
Pandanganku nan dalam telah membekas wajahmu
Aku hanya manusia biasa yang sejujurnya punya rasa
Tapi semua entah mengapa hanya ada tanda tanya
Cinta simalakama
Detikku berhenti teringat laku baikmu
Ingin ku retas
Namun apa dayaku
Semua membekas tak sesuai inginku
Cinta simalakama
Aku memang tak pintar mengolah kata
Menata judul pun ku tak bisa
Tapi semua soal rasa bukan kata
Rasa yang harusnya tak boleh ada
Tapi ku buka bagaikan kotak Pandora
Yang tak harus ku buka
Cinta simalakama
Kata orang
Bukan perpisahan yang ditangisi
Tapi pertemuan yang disesali
Namun tidak bagiku
Menyayangimu setulusnya
Adalah keberanian yang pernah ku lakukan dalam hidupku
Mengenalmu sedikitnya
Mengajarkanku akan hal-hal baru yang lama ku tutup dengan telapak tanganku
Berpisah denganmu
Adalah kesabaran yang harus ku lakukan demi melanjutkan hidupku dan bahagiamu
Mungkin sedikit berlebihan
Tapi catatan ini entah puisi entah guratan hati
Yang pasti
Namamu telah ada di hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar