Senin, 21 Mei 2012

Tangisan Surau Dermaga Suramadu (Part 1)


Malam ini rasanya telah jauh ku melangkah. Memaksakan kaki terus menapaki jalan berkerikil ini. Sebenarnya aku pun tak tahu mau kemana dan jalanan ini bukan jalan setapak yang tak banyak dilalui orang. Jalan ini selalu ramai dan padat. Bagaimana tidak, wilayah ini adalah jalan yang berdekatan dengan kampus dan banyak kost-kostan. Penjaja makanan telah berjejer siap menunggu pembeli, kendaraan hilir mudik memenuhi setiap persimpangan jalan, lampu-lampu motor dan mobil sangat menyilaukan mata . Pejalan kaki juga mondar mandir dengan bawaan di tangannya masing-masing. Suasananya ramai, tapi bagiku tetap sepi. Sebuah ironi yang seringkali ku rasakan ketika mood lagi posisi buruk. Entah apa yang kurasakan saat ini, tidak jelas. Yang kutahu pasti, kuterus melanjutkan perjalanan mungkin sekitar 2 jam sebelum jam tanganku menunjukkan 21.00, waktu harus kembali ke kamar kost. Haaaaaah….. mendesah mengingat betapa tidak tenangnya hatiku malam ini. Terkadang pikiran seperti ini membawaku kembali mengingatnya.

bersambung ......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar